Ikatan Dan Janji Suami Isteri

video panjang umur
Jangan Pentingkan Diri Sendiri Ya! Ayuh Berkongsi Dengan Rakan Lain ...Share on Google+Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInShare on StumbleUpon

Ikatan Dan Janji Suami Isteri – Ustaz Dr Mohd Asri Zainal Abidin

Dalam suatu ikatan perkahwinan suami isteri pasti terikat kepada ikatan dan janji suami isteri. Ikatan dan janji suami isteri ini merupakan hal dan tanggungjawab yang perlu dijaga dan ditunaikan. Tanggungjawab dalam ikatan dan janji suami isteri ini harus dipatuhi dengan sebaiknya dalam menjaga hubungan ikatan perkahwinan suami isteri tersebut. Ustaz Dr Maza berkata dalam sepotong ayat dalam Al-Quran menekankan untuk manusia menunaikan janji kerana ianya akan ditanya oleh Allah kelak.

Janji kita dengan Allah, janji dengan sesiapa sahaja, termasuk ikatan dan janji suami isteri dan juga pihak-pihak yang lain akan disoalkan oleh Allah terhadap janji kita. Contohnya sebagai suami, kita harus mempertahankan isteri, memberi makan minum, tempat tinggal dan pakaian kepada isteri, kerana itu adalah janji dan ikatan suami isteri dalam syariat agama islam.

ikatan dan janji suami isteri

Memilih Suami Yang Terbaik Yang Mampu Membimbing Kita Sebagai Isteri

Artikel mengenai ikatan dan janji suami isteri

Akad Nikah di dalam Islam tidaklah seperti akad-akad biasa. Al-Quran mengungkapkan pernikahan ini dengan tiga sebutan. Pernikahan adalah âyat (tanda kekuasaan Allah) sekaligus ‘uqdah (simpul ikatan) dan juga mîtsâqun ghalîzh (janji yang berat).
Akad Nikah dalam Islam adalah ayat (tanda-tanda kekuasaan Allah Swt.). Al-Quran banyak berbicara tentang ayat-ayat kekuasaan Allah Swt., dan seringkali kemudian diawali atau diakhiri dengan puji-pujian kepada Allah Swt..

Hal ini mengisyaratkan bahwa Al-Quran mengajarkan kita untuk selalu mensyukuri ayat-ayat Allah itu dengan banyak beribadah dan melantunkan puji-pujian kepada-Nya. Karena semua itu adalah nikmat Allah bagi kita. Di dalam surat Ar-Rûm disebutkan bahwa Nikah adalah salah satu ayat Allah Swt.. Ayat, karena Allah menciptakan mahluk secara berpasang-pasangan. Ayat, karena Allah telah meletakkan kedamaian, cinta dan kasih sayang di antara pasangan suami dan isteri, dan ayat ini tentunya harus disyukuri karena merupakan nikmat yang sangat agung.

Akad dalam adalah bahasa Arab berarti ikatan janji. Di dalam Islam janji adalah sesuatu yang wajib ditepati, sebagaimana perintah Allah Swt. dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 1, “Wahai orang-orang yang beriman penuhilah janji-janjimu.” Setiap ikatan janji tentunya akan melahirkan hak-hak dan kewajiban di antara kedua belah pihak yang berjanji. Akad juga berarti mengikat atau menyimpulkan. Maka laki-laki dan perempuan yang melakukan akad nikah berarti keduanya telah mengikat simpul ikatan hidup bersama. Ikatan kebersamaan yang harmoni dan langgeng. Ikatan hubungan yang akan diteruskan kelak di surga Allah Swt..

Jika menepati konsekuensi akad secara umum diwajibkan, maka memenuhi hak dan kewajiban yang terlahir dari akad nikah tentunya lebih diwajibkan lagi. Sebab akad nikah adalah sebuah ikatan perjanjian yang suci dan agung antara suami dan isteri, bukan sekedar janji biasa. Karena ia marupakan ikatan janji yang suci dan mulia, tentunya akad ini akan melahirkan hak dan kewajiban yang suci dan mulia pula. Dan jika hak dan kewajiban tersebut tidak ditepati dan dilaksanakan maka akan berakibat kebalikan dari suci dan agung bagi pelaku akad ini, yaitu kenajisan dan kehinaan.

Lanjut disini hakikat ikatan dan janji perkahwinan dalam islam

 

 

 

 

Jom ikuti kuliah Dr Maza Mengenai Ikatan Dan Janji Suami Isteri

Jangan Pentingkan Diri Sendiri Ya! Ayuh Berkongsi Dengan Rakan Lain ...Share on Google+Email this to someoneShare on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInShare on StumbleUpon
Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.